Apa Itu Mobile Application Development?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Apa Itu Mobile Application Development?

Maraknya penggunaan smartphone membuat penggunaan internet tumbuh secara beriringan, hal tersebut mendorong maraknya mobile application development.


Masyarakat di dunia kini lebih banyak menggunakan perangkat elektronik untuk berinteraksi dan beraktivitas. Hal tersebut membuat penggunaan perangkat elektronik kian meningkat baik di Indonesia maupun di dunia. Menurut riset yang dilakukan Data Reportal, di awal tahun 2022 jumlah perangkat elektronik yang terkoneksi di Indonesia mencapai 370,1 juta, yang berarti meningkat sebanyak 13 juta atau 3,6 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Maraknya penggunaan smartphone membuat penggunaan internet tumbuh secara beriringan. Dilansir pada We Are Social, tercatat jumlah pengguna internet di indonesia sebanyak 204,7 pengguna di awal tahun 2022 dan meningkat sebanyak 1,03 persen dari tahun sebelumnya. Diketahui, selama lima tahun tahun terakhir penggunaan internet di Indonesia mengalami lonjakan hingga 54,25 persen.Paradigma pasar juga turut mengalami pembaharuan semenjak banyaknya penggunaan perangkat elektronik dan internet. Kemajuan teknologi membuka kesempatan pasar yang lebih luas bagi bisnis, namun hal tersebut juga menimbulkan persaingan bagi para pelaku bisnis. Maka diperlukan sebuah solusi inovatif seperti pengembangan mobile application guna menciptakan bisnis yang efektif dan mampu bersaing dengan pasar di era sekarang.

Pengertian Mobile Application Development

Mobile application development merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan proses pengembangan suatu aplikasi yang beroperasi di semua jenis perangkat seluler dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas atau sebagai sarana hiburan pengguna. Sederhananya, mobile application development adalah proses pembuatan aplikasi perangkat seluler.

Terdapat dua macam platform yang sering digunakan mobile application development yaitu Android dan iOS. Android merupakan platform dengan sumber terbuka (open source) yang didukung oleh sistem Google sehingga dapat digunakan pada berbagai jenis perangkat. Android pertama kali dirilis di tahun 2008. Berbeda dengan Android iOS merupakan platform yang dimiliki dan dibuat khusus untuk perangkat Apple saja.

Apa Saja Jenis-Jenisnya?

Berikut jenis-jenisnya berdasarkan bahasa pemrograman dan framework yang digunakan:

  1. Hybrid Mobile Applications: jenis pemrograman ini merupakan yang paling banyak dipilih karena adanya penggunaan single code sehingga dapat ditanamkan di berbagai platform.
  2. Native Mobile Applications: jenis pemrograman ini diperuntukan bagi platform tertentu baik iOS maupun Android karena sistem aplikasi ini ditulis langsung pada bahasa pemrograman asli dari platform yang dituju.
  3. Cross-Platform Native Mobile Applications: jenis pemrograman ini dapat ditanamkan pada banyak platform sekaligus, mirip dengan jenis hybrid mobile applications namun bedanya tipe ini memerlukan proses rendering menggunakan native engine.

Progressive Website Applications: jenis pemrograman ini merupakan sebuah alternatif bagi pengembang mobile apps dengan memanfaatkan kemampuan browser. Namun jangan salah, jenis ini justru dinilai akan digandrungi di masa mendatang karena sifatnya yang memunkinkan pengguna untuk mengunduh aplikasi tanpa melalui App Store atau Play Store.

Proses Pada Mobile Application Development

Mengembangkan sebuah aplikasi yang tepat guna bukan lah hal yang mudah, diperlukan waktu dan proses untuk mencapai tujuan tersebut. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam proses pengembangan sebuah mobile apps:

  1. Brainstorming ide dari aplikasi yang akan dikembangkan.
  2. Menentukan desain interface yang sesuai dengan User Interface (UI) dan User Experience (UX).
  3. Penulisan dan pengembangan kode untuk aplikasi (pemrograman).
  4. Pengujian sistem dari segi fungsional, kualitas dan fitur.
  5. Meluncurkan dan mempublikasikannya di pasar.
  6. Merencanakan strategi pemasaran agar kuantitas pengguna meningkat.

Memilih Mobile Application Developer Dengan Tepat

Banyaknya proses yang harus dilewati saat mengembangkan sebuah aplikasi membuat peran Mobile Apps Developer sangat diperlukan agar tujuan dari klien mampu tercapai dengan maksimal. Seorang Mobile Apps Developer merupakan seorang profesional pada bidang ini, mereka mampu mewujudkan ide-ide yang dimiliki klien dan mengimplementasikannya dengan sangat baik. Membuat pemrograman untuk bisnis adalah sesuatu yang serius, maka Anda perlu memilih developer dengan cermat. Seorang developer yang baik harus memiliki integritas dan pengalaman dalam bidangnya, jaminan kualitas layanan yang diberikan juga perlu dipastikan, sesuaikan dengan kebutuhan dari aplikasi yang akan dikembangkan.

OMNI IT Consulting merupakan salah satu perusahaan teknologi di Indonesia yang menawarkan layanan terkait Teknologi dan Informasi. Berbagai lini bisnis telah menjadi klien OMNI IT Consulting dan kami telah membuktikan kualitas kami dalam mengembangkan mobile application dan website. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut dan mengembangkan ide-ide anda. Kami siap mewujudkannya!

Read More

Tren UI/UX di tahun 2023

Tren UI/UX di Tahun 2023

Website dan aplikasi kini kian dibutuhkan sebagai penunjang bagi sebuah organisasi atau bisnis agar tetap mampu mengikuti berbagai perkembangan teknologi dan informasi. Hal tersebut menjadi

Read More »
Website User-Friendly, Website, Web Developer, User Experience, User Interface

Website User-Friendly Untuk Bisnis

Meningkatnya penggunaan internet di Indonesia membuat pengembangan bisnis banyak melibatkan platform digital termasuk website. Menurut laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), total pengguna internet

Read More »
Maraknya penggunaan smartphone membuat penggunaan internet tumbuh secara beriringan, hal tersebut mendorong maraknya mobile application development.

Apa Itu Mobile Application Development?

Masyarakat di dunia kini lebih banyak menggunakan perangkat elektronik untuk berinteraksi dan beraktivitas. Hal tersebut membuat penggunaan perangkat elektronik kian meningkat baik di Indonesia maupun

Read More »
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *